Showing posts with label ARTIKEL TEKNOLOGI. Show all posts
Tujuh Pasal UU ITE Akan Direvisi
JAKARTA - Revisi terhadap Undang-undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sedang dalam proses pengerjaan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemenkominfo).
Perkiraannya, akan ada tujuh hingga delapan pasal yang direvisi dalam undang-undang yang banyak menjerat netizen Indonesia tersebut.
"Ya (revisi) kami lakukan. Kami mengatakan ini revisi terbatas, kurang lebih ada 7 atau 8 pasal. Terkait bentuk hukuman, misalnya yang pasal 45 ayat 1 kan terlalu tinggi," terang Dirjen Aplikasi dan Teknologi Informatika Kemenkominfo Bambang Heru Tjahjono, saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR, Senin (16/2/2015).
Pasal yang dimaksud Bambang menyebutkan bahwa setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 UU ITE dapat dipidana dengan penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000.

Pasal 27 tersebut mengatur tentang apa saja yang dikatakan perbuatan terlarang dalam hal informasi atau dokumen elektronik. Dia berpendapat bahwa pasal ini sebenarnya tidak memuat hal baru, karena hal sejenis juga sudah diatur oleh Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Namun, bagian dari UU ITE yang dimaksud dibuat dengan mempertimbangkan unsur permanen dalam suatu hal yang diunggah ke internet. Keberadaan UU ITE secara keseluruhan, menurutnya untuk mewujudkan kehati-hatian pengguna internet.
"Pasal 27 ayat 3 itu kan ada juga di KUHP, tapi kami perhatikan unsur permanennya kalau di ITE. Makanya saya bilang UU ITE itu yang pentingnya kehati-hatian, asas manfaatnya. Intinya, hati-hati ketika menggunakan internet," jelasnya.
Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara mengatakan UU ITE sudah masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015. Sasarannya adalah perbaikan terhadap pasal 27 yang selama ini kontroversial.
"Sudah masuk Prolegnas 2015, sudah disepakati antara pemerintah dan DPR. Tinggal nanti dibahas. Kalau revisinya hanya pasal tersebut, tidak akan lama, tidak sampai enam bulan selesai," tegasnya saat ditemui dalam acara kumpul media dan netizen di rumah dinas Menkominfo beebrapa waktu lalu.
Syaifullah AF dari Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENET), mencatat bahwa hingga saat ini sudah ada 74 kasus yang terkait UU ITE. Semuanya dijerat menggunakan pasal 27 UU tersebut.
Dari 74 kasus yang terjadi, sebanyak 37 persen pelapor berasal dari pejabat publik. Mereka melaporkan penduduk di wilayahnya ke ranah hukum karena dianggap mencemarkan nama baik atau memberi kritikan tajam.
(Sumber : tekno.kompas.com)
Perkiraannya, akan ada tujuh hingga delapan pasal yang direvisi dalam undang-undang yang banyak menjerat netizen Indonesia tersebut.
"Ya (revisi) kami lakukan. Kami mengatakan ini revisi terbatas, kurang lebih ada 7 atau 8 pasal. Terkait bentuk hukuman, misalnya yang pasal 45 ayat 1 kan terlalu tinggi," terang Dirjen Aplikasi dan Teknologi Informatika Kemenkominfo Bambang Heru Tjahjono, saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR, Senin (16/2/2015).
Pasal yang dimaksud Bambang menyebutkan bahwa setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 UU ITE dapat dipidana dengan penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000.

Pasal 27 tersebut mengatur tentang apa saja yang dikatakan perbuatan terlarang dalam hal informasi atau dokumen elektronik. Dia berpendapat bahwa pasal ini sebenarnya tidak memuat hal baru, karena hal sejenis juga sudah diatur oleh Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Namun, bagian dari UU ITE yang dimaksud dibuat dengan mempertimbangkan unsur permanen dalam suatu hal yang diunggah ke internet. Keberadaan UU ITE secara keseluruhan, menurutnya untuk mewujudkan kehati-hatian pengguna internet.
"Pasal 27 ayat 3 itu kan ada juga di KUHP, tapi kami perhatikan unsur permanennya kalau di ITE. Makanya saya bilang UU ITE itu yang pentingnya kehati-hatian, asas manfaatnya. Intinya, hati-hati ketika menggunakan internet," jelasnya.
Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara mengatakan UU ITE sudah masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015. Sasarannya adalah perbaikan terhadap pasal 27 yang selama ini kontroversial.
"Sudah masuk Prolegnas 2015, sudah disepakati antara pemerintah dan DPR. Tinggal nanti dibahas. Kalau revisinya hanya pasal tersebut, tidak akan lama, tidak sampai enam bulan selesai," tegasnya saat ditemui dalam acara kumpul media dan netizen di rumah dinas Menkominfo beebrapa waktu lalu.
Syaifullah AF dari Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENET), mencatat bahwa hingga saat ini sudah ada 74 kasus yang terkait UU ITE. Semuanya dijerat menggunakan pasal 27 UU tersebut.
Dari 74 kasus yang terjadi, sebanyak 37 persen pelapor berasal dari pejabat publik. Mereka melaporkan penduduk di wilayahnya ke ranah hukum karena dianggap mencemarkan nama baik atau memberi kritikan tajam.
(Sumber : tekno.kompas.com)
Fitur Baru Android 5.1 Lollipop
Indonesia layak berbangga, sebab Google merilis sistem operasi Android versi terbarunya, 5.1 Lollipop dalam perangkat yang dijual pertama kali di Tanah Air.
Sistem operasi Android 5.1 Lollipop tersebut disematkan Google ke dalam perangkat Android One, proyek smartphone murah racikan Google.
Android One, dengan sistem operasi Android 5.1, hadir di Indonesia melalui tiga vendor smartphone lokal, yaitu Nexian, Evercoss, dan Mito. Fitur-fitur apa saja yang membedakan Android 5.1 dari 5.0 sebelumnya?
Android 5.1 disebut tidak hanya membawa pembaruan minor, namun juga disertai dengan beberapa fitur baru yang menarik.

Daftar changelog (perubahan) dalam Android 5.1 yang didapat Android Pit pada pertengahan Desember 2014 lalu adalah seperti berikut:
- Silent mode ditambahkan setelah sebelumnya absen di versi 5.0
- Manajemen RAM lebih baik.
- Perbaikan terhadap error aplikasi yang tiba-tiba tertutup.
- Peningkatan manajemen baterai
- Perbaikan terjadap kOnsumsi berlebih jaringan perangkat saat menggunakan Wi-Fi.
- Perbaikan terhadap fungsi "Okay Google."
- Perbaikan terhadap masalah notifikasi
- Perbaikan masalah suara dalam beberapa perangkat
- Perubahan dalam warna palet Material Design (setelah dikomplain pengguna, kemungkinan dalam versi smartphone premium).
Setelah Android One, versi Android 5.1 selanjutnya akan dibawa oleh Google ke perangkat Nexus 5 dalam waktu dekat.
Android 5.0 sendiri dianggap membawa update yang fantastis, banyak perubahan yang disertakan Google di dalamnya. Pun demikian, ternyata banyak juga masalah kompatibilitas di berbagai perangkat.
Android 5.1 ini diharapkan bisa memperbaiki masalah-masalah tersebut.
SUMBER
Sistem operasi Android 5.1 Lollipop tersebut disematkan Google ke dalam perangkat Android One, proyek smartphone murah racikan Google.
Android One, dengan sistem operasi Android 5.1, hadir di Indonesia melalui tiga vendor smartphone lokal, yaitu Nexian, Evercoss, dan Mito. Fitur-fitur apa saja yang membedakan Android 5.1 dari 5.0 sebelumnya?
Android 5.1 disebut tidak hanya membawa pembaruan minor, namun juga disertai dengan beberapa fitur baru yang menarik.

Daftar changelog (perubahan) dalam Android 5.1 yang didapat Android Pit pada pertengahan Desember 2014 lalu adalah seperti berikut:
- Silent mode ditambahkan setelah sebelumnya absen di versi 5.0
- Manajemen RAM lebih baik.
- Perbaikan terhadap error aplikasi yang tiba-tiba tertutup.
- Peningkatan manajemen baterai
- Perbaikan terjadap kOnsumsi berlebih jaringan perangkat saat menggunakan Wi-Fi.
- Perbaikan terhadap fungsi "Okay Google."
- Perbaikan terhadap masalah notifikasi
- Perbaikan masalah suara dalam beberapa perangkat
- Perubahan dalam warna palet Material Design (setelah dikomplain pengguna, kemungkinan dalam versi smartphone premium).
Itulah beberapa perbaikan yang dibawa Google ke dalam Android 5.1 Lollipop. Sejauh ini,belum ada fungsi tambahan yang diberikan ke dalam versi 5.1.
Setelah Android One, versi Android 5.1 selanjutnya akan dibawa oleh Google ke perangkat Nexus 5 dalam waktu dekat.
Android 5.0 sendiri dianggap membawa update yang fantastis, banyak perubahan yang disertakan Google di dalamnya. Pun demikian, ternyata banyak juga masalah kompatibilitas di berbagai perangkat.
Android 5.1 ini diharapkan bisa memperbaiki masalah-masalah tersebut.
SUMBER
Android One, Solusi Ponsel Murah
Apa yang terjadi jika seluruh orang di lokasi mana pun, bisa mengakses teknologi juga informasi-informasi terbaru di dunia? Proyek Android One adalah cara Google untuk menjawab pertanyaan tersebut.
"Orang-orang di masa ini online dan mengakses informasi menggunakan smartphone. Sementara itu ada 1,75 miliar orang di dunia yang sudah memiliki smartphone, tetapi bagian yang paling besar, sebanyak lebih dari 5 miliar orang, tidak punya smartphone," tulis raksasa internet itu seperti yang KompasTekno kutip, Rabu (4/2/2015) dari blog resmi Google.
"Android One bertujuan menjadi solusi bagi masalah itu," imbuhnya.
Google membayangkan Android One sebagai proyek yang akan membuat miliaran orang di seluruh dunia bisa mendapatkan smartphone murah, berkualitas, lalu terhubung ke internet.

Jadi Android One bukan sekadar proyek pengadaan ponsel murah. Google ingin seluruh penduduk dunia terhubung ke dunia maya.
Dengan berpegang pada ide itu, raksasa internet Amerika Serikat tersebut mengumumkan inisiatif Android One dalam ajang Google I/O, Juni 2014 lalu.
Dalam pengumuman tersebut, Google mengatakan akan menghadirkan smartphone Android One untuk orang-orang yang tinggal di negara berkembang. Target pertamanya adalah India, lalu meluas ke negara-negara lain.
Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih. Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan. Kemudian vendor yang bekerja sama tinggal membuatnya sesuai dengan konsep dasar yang sudah diberikan.
Piranti keras tersebut jadi perhatian penting bagi Google. Masalahnya adalah piranti keras tersebut merupakan salah satu bagian yang mempengaruhi harga smartphone. Menurut Google, ada tiga hal yang menghambat kepemilikan smartphone berkualitas di negara berkembang seperti India, Indonesia, dan Filipina.
Postingan Google bertanggal 15 September 2014 menyebutkan alasannya adalah, "Pertama, soal piranti keras itu sendiri, karena bahkan smartphone untuk pengguna pemula masih sulit didapatkan (ingat bahwa di beberapa negara tersebut pendapatan bulanan penduduknya hanya sekitar 250 dollar AS)."
"Kedua, banyak orang yang tidak bisa mengakses piranti lunak Android dan aplikasi terbaru. Ketiga adalah tidak banyak orang yang smartphone-nya bisa mendukung koneksi data dan mahalnya biaya layanan internet, meski di sisi lain sudah ada koneksi 3G serta 4G," tulis Google.
Pada September 2014 tersebut, proyek Android One akhirnya terwujud pertama kali di India. Google menggandeng Micromax, Spice, dan Karbonn sebagai pembuat smartphone Android One tersebut. Ketiganya merupakan vendor lokal di Negeri Anak Benua itu.
Karena tujuannya adalah mempermudah akses smartphone untuk banyak orang, para vendor yang bekerja sama dengan Google juga menetapkan harga yang terjangkau. Harga Android One di India tersebut dibatasi di kisaran 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 juta.
Selain harga yang murah itu, Google juga menjamin pembaruan piranti lunak yang digunakan di dalamnya. Google memberikan jaminan bahwa piranti lunak Google bisa di-update gratis. Syaratnya adalah menggunakan kartu SIM milik operator yang bekerja sama dengannya.
Android One di Indonesia
Setelah India, Android One dipastikan meluncur di Indonesia. Google sendiri, dalam situs resmi Android One sudah menempelkan pengumuman resmi keberadaan tiga Android One yang meluncur di Indonesia.
Tiga Android One tersebut adalah Evercoss One X, Mito Impact dan Nexian Journey. Seperti halnya smartphone serupa di India, pembuatan ketiga smartphone tersebut dilakukan oleh vendor lokal Indonesia.
Spesifikasi yang dibenamkan di dalamnya pun setara. Layar ukuran FWVGA 4,5 inci, dapur pacu berupa prosesor quad-core 1,3 GHz dan RAM 1GB, kemudian kamera depan 2 megapiksel serta kamera utama 5 megapiksel.
Menariknya, tiga smartphone tersebut disebutkan Google sudah menggunakan Android Lollipop 5.1. Ini adalah sistem operasi Android terbaru yang hingga kini masih desas-desus saja, tanpa diketahui kepastian meluncurnya.
Google juga menjamin update piranti lunak di Android One ini. Dalam laman resminya, perusahaan AS itu mensyaratkan penggunaan kartu SIM Telkomsel untuk bisa memperoleh update Android terbaru gratis. Sayangnya, untuk saat ini belum diketahui berapa harga banderol untuk ketiga Android One itu.
SUMBER
"Orang-orang di masa ini online dan mengakses informasi menggunakan smartphone. Sementara itu ada 1,75 miliar orang di dunia yang sudah memiliki smartphone, tetapi bagian yang paling besar, sebanyak lebih dari 5 miliar orang, tidak punya smartphone," tulis raksasa internet itu seperti yang KompasTekno kutip, Rabu (4/2/2015) dari blog resmi Google.
"Android One bertujuan menjadi solusi bagi masalah itu," imbuhnya.
Google membayangkan Android One sebagai proyek yang akan membuat miliaran orang di seluruh dunia bisa mendapatkan smartphone murah, berkualitas, lalu terhubung ke internet.

Jadi Android One bukan sekadar proyek pengadaan ponsel murah. Google ingin seluruh penduduk dunia terhubung ke dunia maya.
Dengan berpegang pada ide itu, raksasa internet Amerika Serikat tersebut mengumumkan inisiatif Android One dalam ajang Google I/O, Juni 2014 lalu.
Dalam pengumuman tersebut, Google mengatakan akan menghadirkan smartphone Android One untuk orang-orang yang tinggal di negara berkembang. Target pertamanya adalah India, lalu meluas ke negara-negara lain.
Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih. Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan. Kemudian vendor yang bekerja sama tinggal membuatnya sesuai dengan konsep dasar yang sudah diberikan.
Piranti keras tersebut jadi perhatian penting bagi Google. Masalahnya adalah piranti keras tersebut merupakan salah satu bagian yang mempengaruhi harga smartphone. Menurut Google, ada tiga hal yang menghambat kepemilikan smartphone berkualitas di negara berkembang seperti India, Indonesia, dan Filipina.
Postingan Google bertanggal 15 September 2014 menyebutkan alasannya adalah, "Pertama, soal piranti keras itu sendiri, karena bahkan smartphone untuk pengguna pemula masih sulit didapatkan (ingat bahwa di beberapa negara tersebut pendapatan bulanan penduduknya hanya sekitar 250 dollar AS)."
"Kedua, banyak orang yang tidak bisa mengakses piranti lunak Android dan aplikasi terbaru. Ketiga adalah tidak banyak orang yang smartphone-nya bisa mendukung koneksi data dan mahalnya biaya layanan internet, meski di sisi lain sudah ada koneksi 3G serta 4G," tulis Google.
Pada September 2014 tersebut, proyek Android One akhirnya terwujud pertama kali di India. Google menggandeng Micromax, Spice, dan Karbonn sebagai pembuat smartphone Android One tersebut. Ketiganya merupakan vendor lokal di Negeri Anak Benua itu.
Karena tujuannya adalah mempermudah akses smartphone untuk banyak orang, para vendor yang bekerja sama dengan Google juga menetapkan harga yang terjangkau. Harga Android One di India tersebut dibatasi di kisaran 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 juta.
Selain harga yang murah itu, Google juga menjamin pembaruan piranti lunak yang digunakan di dalamnya. Google memberikan jaminan bahwa piranti lunak Google bisa di-update gratis. Syaratnya adalah menggunakan kartu SIM milik operator yang bekerja sama dengannya.
Android One di Indonesia
Setelah India, Android One dipastikan meluncur di Indonesia. Google sendiri, dalam situs resmi Android One sudah menempelkan pengumuman resmi keberadaan tiga Android One yang meluncur di Indonesia.
Tiga Android One tersebut adalah Evercoss One X, Mito Impact dan Nexian Journey. Seperti halnya smartphone serupa di India, pembuatan ketiga smartphone tersebut dilakukan oleh vendor lokal Indonesia.
Spesifikasi yang dibenamkan di dalamnya pun setara. Layar ukuran FWVGA 4,5 inci, dapur pacu berupa prosesor quad-core 1,3 GHz dan RAM 1GB, kemudian kamera depan 2 megapiksel serta kamera utama 5 megapiksel.
Menariknya, tiga smartphone tersebut disebutkan Google sudah menggunakan Android Lollipop 5.1. Ini adalah sistem operasi Android terbaru yang hingga kini masih desas-desus saja, tanpa diketahui kepastian meluncurnya.
Google juga menjamin update piranti lunak di Android One ini. Dalam laman resminya, perusahaan AS itu mensyaratkan penggunaan kartu SIM Telkomsel untuk bisa memperoleh update Android terbaru gratis. Sayangnya, untuk saat ini belum diketahui berapa harga banderol untuk ketiga Android One itu.
SUMBER
8 Antivirus Gratis Untuk Android Dan Windows 2015
Malware alias program jahat -termasuk juga virus- selalu menjadi momok yang menghantui pengguna Windows. Beberapa tahun belakangan, malware melebar ke perangkat mobile, khususnya yang berbasis sistem operasi Android. Program penangkal dalam bentuk antivirus pun mutlak diperlukan.
Selain versi berbayar, di pasaran tersedia pula antivirus gratis. Masalahnya, mencari aplikasi antivirus gratisan yang bagus susah-susah gampang. Tak semuanya efektif menghalau serangan.
Mana di antara mereka yang bisa memberikan perlindungan mumpuni secara cuma-cuma?
Mana di antara mereka yang bisa memberikan perlindungan mumpuni secara cuma-cuma?
Masing-masing program gratis yang bersangkutan memperoleh penilaian baik di situs pengujian antivirus independen AV-Test. Selengkapnya bisa dilihat di bawah.
Antivirus untuk Android
1. 360 Security. Program ini menyediakan proteksi real time yang komplit, lengkap dengan fitur anti-theft dan perlindungan privasi.
2. AVL. Ringan dan efektif, tanpa dijejali aneka rupa fungsi ekstra yang belum tentu berguna.
3. ESET. Aplikasi anti-virus yang didesain dengan apik, menyediakan antarmuka khusus untuk tablet.
4. Sophos. Sederhana, mudah untuk digunakan, serta tak berulangkali menayangkan iklan untuk versi premium.
Antivirus untuk Windows
1. Avira Free Antivirus. Program ini mencetak skor tinggi soal pendeteksian virus.
2. Bitdefender Antivirus Free. Ringan, tanpa iklan, serta bekerja dengan efektif di latar belakang.
3. Malwarebytes Anti-Malware. Program antivirus yang mumpuni. Sayang, pembuatnya menarik biaya untuk menjalankan fitur real-time protection sehingga membutuhkan aplikasi lain untuk melindungi sistem.
4. Panda Free Antivirus. Proteksi lengkap dengan antarmuka yang gampang dimengerti. Hemat sumber daya sistem.
Perlu ditambahkan bahwa antivirus perlu di-update basis datanya secara rutin agar bisa terus mencegat program jahat termutakhir. Kinerjanya pun tak selalu mumpuni.

Antivirus yang bekerja prima saat ini belum tentu menunjukkan performa yang sama esok hari, jadi teruslah mengamati AV-Test dan pilih yang terbaik.

Antivirus yang bekerja prima saat ini belum tentu menunjukkan performa yang sama esok hari, jadi teruslah mengamati AV-Test dan pilih yang terbaik.
Di luar antivirus, hal lain yang bisa turut melindungi ponsel atau sistem komputer adalah kebiasaan yang "sehat" seperti hanya memasang program yang diperoleh dari sumber resmi, senantiasa melakukan pembaruan sistem, dan menghindari hal-hal mencurigakan seperti tautan phishing yang dicantumkan dalam e-mail atau media sosial.
5 Alasan Kenapa Seseorang Selalu Memakai Emotion/Emoji Di Setiap Percakapan
Penggunaan emoji (ikon digital untuk mengekspresikan emosi) dalam berkomunikasi di media sosial menjadi lumrah saat ini.
Tahun 2014 lalu, salah satu emoji bahkan dinobatkan sebagai kata terpopuler, yaitu emoji "hati".
Ternyata, berdasarkan hasil studi, penggunaan emoji mampu membuat seseorang lebih bahagia. Tak hanya di dunia maya, namun juga di dunia nyata.
1. Membuat seseorang lebih populer di media sosial.
Hal ini diungkapkan oleh Simo Tchokni dari Universitas Cambridge. "Kebanyakan orang yang berpengaruh sering menggunakan emoji dalam percakapan di media sosial, terutama emoji-emoji yang menunjukkan emosi positif".
Fakta tersebut tertera pada kesimpulan penelitian yang melibatkan lebih dari 30 juta kicauan di Twitter.
2. Sebagai ekspresi wajah asli manusia.
Owen Churches dari Universitas Flinders menemukan, ketika seseorang melihat emoji "senyum", bagian spesifik otak akan mengidentifikasi emoji itu seperti ketika melihat ekspresi senyum manusia asli.
Namun, hal ini hanya berlaku pada format emoji yang ditulis dari kiri ke kanan. Misalnya untuk menggambarkan "senyum", lebih baik menulis ":)" dibandingkan "(:".

3. Mencairkan komunikasi yang formal
Seringkali kita menganggap penggunaan emoji tidak pas digunakan pada situasi formal, seperti berbincang dengan atasan atau rekan bisnis. Namun, hasil penelitian dari Universitas Missouri mengungkap fakta sebaliknya.
Penelitian menyebutkan, ketika seseorang menyisipkan emoji "senyum" pada surat lamaran kerja, penerima surat lamaran akan lebih tertarik terhadap si pelamar.
4. Memperhalus kritik
Hasil studi penelitian menemukan, ketika atasan mengkritik kerja bawahannya dengan menggunakan emoji, bawahan cenderung menerima kritik tersebut dengan lebih baik dan akan berusaha mengubah diri.
5. Membuat lebih terbuka
Sebuah studi pada 2008 menyebutkan, pengguna emoji akan mengalami efek positif. Di antaranya lebih terbuka dalam interaksi personal, menyerap lebih banyak informasi, serta menjadi lawan bicara yang menyenangkan.
SUMBER
Tahun 2014 lalu, salah satu emoji bahkan dinobatkan sebagai kata terpopuler, yaitu emoji "hati".
Ternyata, berdasarkan hasil studi, penggunaan emoji mampu membuat seseorang lebih bahagia. Tak hanya di dunia maya, namun juga di dunia nyata.
Berikut 5 Alasan Kenapa Seseorang Selalu Memakai Emotion/Emoji Di Setiap Percakapan
1. Membuat seseorang lebih populer di media sosial.
Hal ini diungkapkan oleh Simo Tchokni dari Universitas Cambridge. "Kebanyakan orang yang berpengaruh sering menggunakan emoji dalam percakapan di media sosial, terutama emoji-emoji yang menunjukkan emosi positif".
Fakta tersebut tertera pada kesimpulan penelitian yang melibatkan lebih dari 30 juta kicauan di Twitter.
2. Sebagai ekspresi wajah asli manusia.
Owen Churches dari Universitas Flinders menemukan, ketika seseorang melihat emoji "senyum", bagian spesifik otak akan mengidentifikasi emoji itu seperti ketika melihat ekspresi senyum manusia asli.
Namun, hal ini hanya berlaku pada format emoji yang ditulis dari kiri ke kanan. Misalnya untuk menggambarkan "senyum", lebih baik menulis ":)" dibandingkan "(:".

3. Mencairkan komunikasi yang formal
Seringkali kita menganggap penggunaan emoji tidak pas digunakan pada situasi formal, seperti berbincang dengan atasan atau rekan bisnis. Namun, hasil penelitian dari Universitas Missouri mengungkap fakta sebaliknya.
Penelitian menyebutkan, ketika seseorang menyisipkan emoji "senyum" pada surat lamaran kerja, penerima surat lamaran akan lebih tertarik terhadap si pelamar.
4. Memperhalus kritik
Hasil studi penelitian menemukan, ketika atasan mengkritik kerja bawahannya dengan menggunakan emoji, bawahan cenderung menerima kritik tersebut dengan lebih baik dan akan berusaha mengubah diri.
5. Membuat lebih terbuka
Sebuah studi pada 2008 menyebutkan, pengguna emoji akan mengalami efek positif. Di antaranya lebih terbuka dalam interaksi personal, menyerap lebih banyak informasi, serta menjadi lawan bicara yang menyenangkan.
SUMBER
Awal Februari Telkomsel Hadirkan iPhone 6 Di Indonesia
Jakarta - Nampaknya dalam waktu dekat, operator seluler Telkomsel segera menghadirkan perangkat smartphone Apple teranyar, iPhone 6.
Situs Telkomsel pada Kamis (29/1/2015) malam menampilkan informasi tentang pilihan paket data yang menarik untuk iPhone 6 and iPhone 6 Plus.
Menurut keterangan yang disampaikan Telkomsel melalui situs telkomsel.com/iphone, paket data tersebut bisa digunakan pada 6 Februari 2015.
Besar kemungkinannya Telkomsel akan mulai menjual paket bundling iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada tanggal tersebut.

Head of Media Relation Telkomsel, Aldin Hasyim ketika dihubungi, Jumat (30/1/2015) pagi pun tak menampik kabar tersebut.
"Ya, kira-kira 97 persen launching resminya (iPhone 6) di awal minggu pertama bulan Februari," demikian terang Aldin.
Namun apakah iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sudah bisa dibeli di awal Februari atau Telkomsel sekadar membuka sesi pre-order (pemesanan) saja, masih belum bisa dipastikan.
Untuk sementara waktu, pelanggan Telkomsel yang berminat bisa mengisi formulir di situs yang disediakan oleh Telkomsel tersebut untuk mendapatkan keterangan lebih jelas.
SUMBER
Situs Telkomsel pada Kamis (29/1/2015) malam menampilkan informasi tentang pilihan paket data yang menarik untuk iPhone 6 and iPhone 6 Plus.
Menurut keterangan yang disampaikan Telkomsel melalui situs telkomsel.com/iphone, paket data tersebut bisa digunakan pada 6 Februari 2015.
Besar kemungkinannya Telkomsel akan mulai menjual paket bundling iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada tanggal tersebut.

Head of Media Relation Telkomsel, Aldin Hasyim ketika dihubungi, Jumat (30/1/2015) pagi pun tak menampik kabar tersebut.
"Ya, kira-kira 97 persen launching resminya (iPhone 6) di awal minggu pertama bulan Februari," demikian terang Aldin.
Namun apakah iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sudah bisa dibeli di awal Februari atau Telkomsel sekadar membuka sesi pre-order (pemesanan) saja, masih belum bisa dipastikan.
Untuk sementara waktu, pelanggan Telkomsel yang berminat bisa mengisi formulir di situs yang disediakan oleh Telkomsel tersebut untuk mendapatkan keterangan lebih jelas.
SUMBER
2015 Youtube Beralih Dari Flash Ke HTML5 Untuk Mengurangi Buffering
YOUTUBE - Perlahan tapi pasti, YouTube berangsur meninggalkan platform video web Flash. HTML5 kini digunakan sebagai platform video secara default untuk sejumlah browser, seperti Chrome, Internet Explorer 11, Safari 8, dan versi "beta" dari Firefox.
Kini, sebagaimana dikutip Kompas Tekno dari ArsTechnica, Rabu (28/1/2015), pengguna peramban-peramban di atas tak perlu lagi memasang plug-in Flash yang selama ini diperlukan untuk menonton tayangan video di situs tersebut.
Plug-in Flash diketahui sering bermasalah, antara lain karena menguras sumber daya sistem dan berulangkali menimbulkan celah keamanan.
YouTube mulai bereksperimen dengan HTML5 sebagai platform video sejak empat tahun lalu, namun ketika itu HTML5 masih memiliki sejumlah kekurangan seperti tidak adanya dukungan Adaptive Bitrate yang memungkinkan penyesuaian kualitas video secara on-the-fly.
Tetapi kini ekstensi MediaSource telah memungkinkan YouTube untuk menambahkan dukungan Adaptive Bitrate di platform HTML5.
Pihak YouTube menyatakan bahwa hal ini telah mengurangi buffering sebanyak "50 persen secara global dan hingga 80 persen di jaringan-jaringan dengan trafik padat".
Peralihan ke HTML5 sekaligus memungkinkan YouTube menyajikan video dengan codec VP9 ke pengguna. Codec yang diusung oleh Google ini diklaim bisa menghemat bandwidth sebesar 35 persen dibandingkan codec H.264.
SUMBER
Kini, sebagaimana dikutip Kompas Tekno dari ArsTechnica, Rabu (28/1/2015), pengguna peramban-peramban di atas tak perlu lagi memasang plug-in Flash yang selama ini diperlukan untuk menonton tayangan video di situs tersebut.
Plug-in Flash diketahui sering bermasalah, antara lain karena menguras sumber daya sistem dan berulangkali menimbulkan celah keamanan.
YouTube mulai bereksperimen dengan HTML5 sebagai platform video sejak empat tahun lalu, namun ketika itu HTML5 masih memiliki sejumlah kekurangan seperti tidak adanya dukungan Adaptive Bitrate yang memungkinkan penyesuaian kualitas video secara on-the-fly.
Tetapi kini ekstensi MediaSource telah memungkinkan YouTube untuk menambahkan dukungan Adaptive Bitrate di platform HTML5.
Pihak YouTube menyatakan bahwa hal ini telah mengurangi buffering sebanyak "50 persen secara global dan hingga 80 persen di jaringan-jaringan dengan trafik padat".
Peralihan ke HTML5 sekaligus memungkinkan YouTube menyajikan video dengan codec VP9 ke pengguna. Codec yang diusung oleh Google ini diklaim bisa menghemat bandwidth sebesar 35 persen dibandingkan codec H.264.
SUMBER
7 Manfaat Ngaskus Yang Perlu Kamu Ketahui
7 Manfaat Ngaskus Yang Perlu Kamu Ketahui - Pasti tahu kan apa itu ngaskus? Yapss Ngaskus adalah kegiatan nongkrong di forum terbesar di Indonesia, yaitu KASKUS. Untuk penggunanya sendiri sering disebut Kaskuser dan istilah yang sering muncul dalam kaskus adalah "gan / agan" yang diambil dari kata juragan. Sedikit flashback ke belakang tentang awal mula berdirinya kaskus. KASKUS adalah sebuah forum Indonesia yang didirikan pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Mulanya Andrew Darwis, Ronald, dan Budi membuat KASKUS untuk memenuhi tugas kuliah mereka. KASKUS sendiri bertujuan untuk mengobati kerinduan mahasiswa Indonesia di luar negeri akan Indonesia melalui berita-berita Indonesia yang diterjemahkan.
Pada tahun 2006 Kaskus berubah domain dari .com menjadi .us karena saat itu terjadi penyebaran virus Brontok di Indonesia termasuk forum Kaskus. Nah Pada tahun 2008, Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata memutuskan untuk mengelola KASKUS secara profesional. Untuk mematuhi UU ITE Kaskus menutup 2 forum BB17 & Figth Club, dan hal itu cukup diapresiasi oleh pengguna internet di Indonesia. Pada tahun 2009 KASKUS menerima banyak penghargaan diantaranya “The Best Innovation in Marketing” dan “The Best Market Driving Company” oleh Marketing Magazine, dan “The Greatest Brand of the Decade” (2009-2010) oleh Mark Plus Inc. KASKUS dengan bangga berada di peringkat 1 untuk kategori situs komunitas, dan merupakan situs lokal nomor 1 di Indonesia, menurut Alexa.
Dan akhirnya pada tanggal 26 Mei 2012 menjadi saksi perjalanan KASKUS dimana KASKUS kembali menggunakan alamat situs resmi kaskus.com dan kaskus.co.id, ini dilakukan untuk kembali memperkuat citra KASKUS sebagai situs yang bervisi global namun tetap memiliki identitas Indonesia.Setelah mengetahui awal mula berdiri Kaskus, apa sih manfaat ngaskus yang perlu kamu ketahui?
7 Manfaat Ngaskus Yang Perlu Kamu Ketahui
Menambah Wawasan/Pengetahuan
Kaskus memiliki puluhan forum maupun subforum yang bisa menambah wawasan kita lho. Jika kita hobi oprek komputer disana disediakan forum yang membahas seluk beluk komputer, baik itu hardware, jaringan, programing, website, dll. Pokoknya ilmu apa saja ada deh disana, hehe. Untuk yang ingin sharing tentang musik, movie, berita atau yang lainnya langsung saja ke TKP. Kan tidak enak kalo dianggep kupeng (kurang pengetahuan) :D .
Menumbuhkan Semangat Enterpreneur / Wirausaha
Di Kaskus juga tersedia Forum Jual Beli atau istilahnya FJB yang cukup menjajikan untuk berbisnis. Saya sendiri sudah 3 tahun hidup dari JFB, hehe. Jika kita jeli mencari peluang apapun bisa dijual di Kasku lho. Tidak perlu yang namanya stok barang, cukup menjadi reseller atau dropship sudah bisa berjualan di Kaskus. Menurut sumber yang dipercaya,forum FJB Kaskus ini menjadi kiblat bisnis Online Indonesia lho, seperti lazada, OLX, Tokopedia. Mulai sekarang coba renungkan ingin jualan apa di Kaskus, hehe
Menambah Relasi/Kawan
Pastinya dengan nongkrong di Kaskus kita bisa menambah relasi/kawan dengan saling komentar di forum tersebut. Teman saya ada juga yang mendapat rekan bisnis dari Kaskus lho, dan sekarang alhamdulilah bisnisnya makin maju. Nah, mulai sekarang buat para silent reader sekali-sekali komen lah untuk menambah relasi,hehe. Sering-sering juga mampir ke Forum Regional agar bisa kopdar bareng Kaskuser satu daerah. Bagi yang ingin mencari rekan bisnis silahkan masuk ke sub forum/ kategori news & info - bisnis. Sekedar cerita, sekitar setahun lalu terjadi penipuan emas di FJB Kaskus, tersangkanya anak SMA. Dengan bantuan seorang kaskuser ID Tiger.2000 dan kawan-kawan akhirnya tersangka dapat ditangkap walaupun hanya awalnya diselidiki melalui Trit Kaskus. Waow Luar biasa bukan?
Tempat Curhat Kegalauan
Khusus buat kamu yang sedang patah hati, jones, LDR dan sejenisnya di forum ini disediakan forum untuk saling curhat tentang cinta entah itu senang maupun sedih. Silahkan masuk sub forum Girls & Boys Corner jika ingin sekedar curhat,hehe
Tempat Mencari Barang Murah/Langka
Buat yang suka mencari barang murah/langka kita tinggal searching aja lewat Kaskus. Tetapi ingat harus berhati-hati dalam memilih seller. Rekomendasi menggunakan Rekber agar lebih aman.
Mengurangi Kebiasan Buruk
Daripada kebut-kebutan di jalan / tawuran kan lebih baik ngaskus kan, sudah dapat pengetahuan dapat uang pula, enak kan? hehe. Tapi jangan lupa makan dan olahraga agar badan tetap sehat.
Pola Pikir Lebih Maju
Sebelum kenal Kaskus hidup saya seperti kapal terombang-ambing di tengah laut :D. Apalagi dulu belum mempunya pekerjaan yang layak. Alhamdulilah setelelah bergabung dengan Kaskus pada tahun 2010 dan sharing di forum tersebut akhirnya saya paham hidup itu perlu usaha dan perjuangan serta dibarengi dengan do'a. Ide pun bermunculan di dalam otak dan akhirnya terjun di dunia FJB Kaskus sampai sekarang.
Featured Posts
Our Team
Contact Us
Sponsor Label
Image2
" data-show-faces="true">
Find Us
