Showing posts with label dapodikdas. Show all posts

INFO KEMDIKBUD: STABILITAS DAPODIKDAS JADI RUJUKAN PROGRAM LAIN

Stabilitas Dapodikdas Jadi Rujukan Program Lain

08
Ilustrasi: Salah satu peserta Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama, nampak bangga dengan Dapodikdas. Ini tergambar dari kalimat yang tertulis dalam baju yang ia kenakan.
Bogor (Dikdas): Aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) merupakan aplikasi pendataan yang menjaring tiga entitas data pendidikan sekaligus, yaitu; satuan pendidikan (sekolah), Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK/guru) dan peserta didik. Aplikasi pendataan yang mudah dioperasikan ini sudah diimplementasikan sejak tahun 2012, dan terus melakukan inovasi hingga dapat bertahan sampai sekarang.
Hingga saat ini Dapodikdas sudah menjadi rujukan bagi pelaksanaan program pendidikan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Di antara program yang berpijak pada data yang disajikan Dapodikdas adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Tunjangan Sertifikasi Guru dan lainnya.
Stabilitas Dapodikdas itu, mengundang decak kagum dari berbagai kalangan. Hal ini membuat para operator Dapodikdas merasa bangga menjadi bagian di dalamnya.
Lebih jauh, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, nanti akan ada banyak program yang dimunculkan berbasiskan Dapodikdas.
“Saat ini banyak program yang akan dimunculkan itu basisnya Dapodikdas. Contoh kemarin, kita diminta  Pak Menteri untuk mengeluarkan daftar SD dan SMP yang belum ada fasilitas aliran listrik. Karena kementerian ESDM itu ingin membantu sekolah-sekolah kita memperolah aliran listrik, dari progam yang sekarang mereka kembangkan,” ujar Hamid Muhammad saat memberikan pengarahan kepada para peserta Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama di Hotel Arnava, Jl. KH. Soleh Iskandar Nomor 5 Bogor, Jawa Barat, Senin malam, 23 Maret 2015.
Meski demikian, stabilitas Dapodikdas tersebut masih harus terus ditingkatkan. Karena Hamid pernah menemukan data yang berbeda di lapangan. Ketika itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meminta jumlah sekolah di DKI Jakarta yang belum teraliri listrik radius 100 kilometer dari Monas. Ternyata ditemukan ada 6 SD dan 2 SMP di DKI yang tidak memiliki fasilitas listrik.
“Teman-teman di DKI Jakarta kebakaran jenggot dan bilang bahwa tidak ada lagi sekolah di DKI yang tidak ada listrik. Tapi ini memang harus dicek ulang. Karena ketika menyampaikan data di Kementerian ESDM, Pak Menteri itu menggunakan data PDSP, yang menyatakan bahwa di DKI itu ada 8 persen sekolah yang tidak memiliki aliran listrik. Nah ini barangkali yang perlu kita sinkronkan. Karena data Dapodikdas itu beda dengan data PDSP, yang sumbernya seharusnya kan sama. Jadi seharusnya sama,” ujar Hamid.
Hamid juga menemukan kejanggalan ketika mendapatkan data dari Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) yang menyatakan bahwa ada 74 SMK yang tidak memiliki aliran listrik.
“Nah, pasti itu kan tidak masuk akal. Nah ini contoh kecil, betapa sebuah kebijakan tanpa didasarkan data yang akurat itu jadi ramai,” pesan Hamid.*

Sumber : http://dikdas.kemdikbud.go.id/index.php/stabilitas-dapodikdas-jadi-rujukan-program-lain/

INFO KEMDIKBUD: DAPODIKAS DORONG PROGRAM LAIN LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN

Dapodikas Dorong Program Lain Lebih Efektif dan Efisien

IMG_0101
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, saat menyampaikan pidato pengarahan kepada peserta Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama

Jakarta (Dikdas): Aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar atau disingkat Dapodikdas merupakan aplikasi pendataan yang mampu mendorong pelaksanaan program-program di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Karena itu, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, mengatakan bahwa Dapodikdas sangat penting.
“Kenapa Dapodikdas sangat penting? Karena kita tak mungkin lagi bekerja seperti dahulu,” ujar Hamid Muhammad saat memberikan pengarahan kepada para peserta Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama di Hotel Arnava, Jl. KH. Soleh Iskandar Nomor 5 Bogor, Jawa Barat, Senin malam, 23 Maret 2015.
Hamid bercerita, sebelum kelahiran Dapodikdas, pola pendataan yang dilaksanakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (saat itu nomenklaturnya adalah Departemen Pendidikan Nasional, red) masih manual. Pendataan dimulai dari pengisian kuesioner di sekolah, kemudian direkapitulasi di dinas pendidikan kabupaten, lalu dikirimkan ke dinas pendidikan provinsi, dan terakhir diserahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perjalanan data yang berjenjang ini, memakan waktu yang lama dan menguras tenaga.
“Sehingga waktu itu, ketika Pusat Data dan Statistik mengeluarkan rekap data tahunan, itu selalu terlambat dua tahun. Jadi yang dikeluarkan tahun ini adalah data dua tahun yang lalu. Nah, itulah kenapa kita akhirnya bertekad membangun sistem pendataan (Dapodikdas, red) ini secara susah payah,” tutur Hamid.
Berangkat dari hal tersebut, Hamid berinisiatif memberi instruksi kepada semua direktur yang berada di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar untuk senantiasa berpijak pada Dapodikdas, baik saat melaksanakan perencanaan atau pelaksanaan program pendidikan.
“Saya sudah minta kepada semua direktur, nanti yang namanya perbaikan sekolah rusak, itu tidak lagi melalui proposal. Ini prosesnya cepat, dan bisa segera kita lakukan perbaikan-perbaikan sekolah tanpa harus menunggu banyaknya proposal yang masuk,” tegas Hamid.
Hamid menambahkan, agar proses tersebut dapat berjalan lebih cepat, perlu menggunakan program aplikasi yang terhubung dengan Dapodikdas.
“Sehingga direktorat itu tidak terlalu susah melakukan penilaian satu demi satu proposal yang masuk agar tidak lagi makan tempat dan tenaga. Nah ini  nanti yang akan kita sinkronkan dengan program-program lain yang akan kita lakukan,” ujar Hamid.*

3 Cara Cepat mengubah ukuran file hasil scan untuk Verval NRG

Salam Sobat,

Berikut 3 Langkah Instan mengubah ukuran file gambar/hasil scan untuk Verval NRG dengan menggunakan Program Paint

Silakan Sobat buka file gambar hasil scan yang ingin diubah ukurannya dengan Klik Kanan pada gambar > lalu pilih Open with > Kemudian pilih Paint
Maka Foto/gambar yang terpilih akan terbuka didalam program Paint (lihat gambar)

Kemudian ikuti 3 langkah berikut ini:


1. Klik Resize, maka akan keluar kotak dialog (nomor 2)
2. Pada kolom Persentage secara otomatis tertulis angka 100, nah sobat bisa ubah sesuai keinginan sobat. 

(Praktek: Silakan sobat kira-kira sendiri, sebagai contoh jika file asli ukurannya 2 Mb lalu di kolom persentage diisi 50 maka gambar yang dihasilkan ukurannya 50 persen dari 2 Mb yaitu 1 Mb)
3. Klik OK


Setelah itu simpan dengan pilih Save As > Save

Lihat hasilnya, file yang tadinya berukuran 2 Mb kini menjadi 1 Mb.

Selamat Mencoba


Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang 3 Cara Cepat mengubah ukuran file hasil scan untuk Verval NRG   
semoga bermanfaat. 


 Salam Data Berkualitas

Cara Instan Mengubah Ukuran File Gambar/Hasil Scan Untuk Keperluan Padamu Negeri (Cukup 3 Langkah)

Salam Sobat,


Melihat dan membaca di beberapa Group pendataan khususnya Padamu Negeri masih banyak dijumpai teman-teman operator yang kesulitan mengubah ukuran file gambar/hasil scan untuk diupload dipendataan Padamu Negeri.


Biasanya besar file yang diperlukan tertulis di keterangan upload foto/gambar pada isian data padamu negeri. Misalnya saja sperti ini:

"Silakan Upload Foto/Hasil scan dengan ukuran minimal 200 Kb dan maksimal 1 Mb (1000 Kb)".

Karenanya kita perlu menyesuakian ukuran file gambar kita agar diterima oleh sistem.


Disini saya share mengubah ukuran file gambar dengan menggunakan program bawaan windows yaitu Paint

Berikut 3 Langkah Instan mengubah ukuran file gambar/hasil scan untuk diupload dipendataan Padamu Negeri dengan menggunakan Program Paint


Silakan Sobat buka file gambar yang ingin diubah ukurannya dengan Klik Kanan pada gambar > lalu pilih Open with > Kemudian pilih Paint
Maka Foto/gambar yang terpilih akan terbuka didalam program Paint (lihat gambar)

Kemudian ikuti 3 langkah berikut ini:


1. Klik Resize, maka akan keluar kotak dialog (nomor 2)
2. Pada kolom Persentage secara otomatis tertulis angka 100, nah sobat bisa ubah sesuai keinginan sobat. 

(Praktek: Silakan sobat kira-kira sendiri, sebagai contoh jika file asli ukurannya 2 Mb lalu di kolom persentage diisi 50 maka gambar yang dihasilkan ukurannya 50 persen dari 2 Mb yaitu 1 Mb)
3. Klik OK


Setelah itu simpan dengan pilih Save As > Save

Lihat hasilnya, file yang tadinya berukuran 2 Mb kini menjadi 1 Mb.

Selamat Mencoba


Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang Cara Instan Mengubah Ukuran File Gambar/Hasil Scan Untuk Keperluan Padamu Negeri (Cukup 3 Langkah)   
semoga bermanfaat. 


 Salam Data Berkualitas

Perubahan Fitur di Patch 3.0.3

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 tahun 2014, tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan 2013, bahwa bagi sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 selama 3 semester dapat melanjutkan menggunakan Kurikulum 2013, bagi yang baru menerapkan 1 semester kembali menggunakan Kurikulum 2006. Untuk memfasilitasi peraturan tersebut kami telah menerbitkan Patch 3.0.3 pada aplikasi Dapodikdas dengan perubahan fitur sebagai berikut.
  1. Kurikulum 2013 pada tabel pembelajaran hanya dapat dipilih oleh sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 selama 3 semester.
  2. Bagi sekolah yang baru menerapkan Kurikulum 2013 selama 1 semester secara otomatis pada tabel pembelajaran hanya ada satu pilihan yaitu Kurikulum 2006
  3. Operator sekolah segera melakukan update data Dapodik terutama pada tabel pembelajaran dengan menggunakan patch 3.0.3 yang dapat diunduh di laman web http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id
  4. Operator sekolah segera melaporkan perubahan atau update data dapodik kepada kepala sekolah untuk dapat ditindaklanjuti terhadap pembagian tugas mengajar guru berdasarkan penggunaan kurikulum di sekolahnya.

Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang Perubahan Fitur di Patch 3.0.3 semoga bermanfaat.


Salam Data Berkualitas
dokter dapodik

Ini Bukti Bahwa Dapodik Tidak Berkaitan Dengan Padamu Negeri

Beberapa catatan tentang pengumuman terkait kesimpulan yang tidak tepat yaitu pada point B, Memang NRG disetor secara manual, yang benar seharusnya tidak secara manual tapi secara on line. Ini membuktikan bahwa sistem padamu tidak terintegrasi dengan Dapodik yang oleh surat menteri menjadi satu-satunya aplikasi penjaringan data resmi di kementerian.
Point C, JJM pada Dapodik sebagai salah satu syarat SK tunjangan tunjangan profesi. Ini memang benar namun karena JJM tidak digunakan oleh sistem Padamu dalam menentukan calon peserta sertifikasi tetapi dari pengakuan diatas dokumen saja, maka ketika guru lulus PLPG dan kembali mengajar tidak bisa terbit SK karena tidak 24 jam. Ini membuktikan sistem Padamu tidak link dengan Dapodik.

Point D, bagi guru yang akan diterbitkan NRG harusnya tidak perlu lapor, karena semua data yg dibutuhkan untuk penerbitan NRG sudah ada dalam Dapodik yang sudah diverval, harusnya NRG otomatis terbit karena kelengkapan data sudah ada. Ini membuktikan tidak ada link Padamu dengan Dapodik.
Point E, benar sumber data untuk sertifikasi dari Padamu Negeri, hal inilah penyebab utama permasalahannya karena tidak terintegrasi dengan Dapodik, maka calon yang dijaring di luar sistem Dapodik jika sudah lulus akan menambah permasalahan yaitu tidak melihat kepemilikan 24 berdasarkan di hitungan Dapodik sehingga setelah lulus nggak terbit SKTP karena 24 jam hanya berdasarkan pengakuan saja dalam dokumen, penentuan calon tidak melihat perhitungan kebutuhan guru sehingga lulusan baru justru menambah masalah karena guru yang lulus sudah melebihi guru yang dibutuhkan, sehingga mereka tidak akan dapat jam, sebaiknya calon berdasarkan peta kelebihan dan kekurangan guru yang mengacu ke sim Rasio yang bersumber dari Dapodik.
Jadi kesimpulannya tidak ada kaitannya sistem Padamu Negeri dengan sistem Dapodik (mohon disebarkan agar dipahami Dapodik sudah dirancang untuk 3 jenis entitas guru, siswa, dan sekolah secara individual dan relasional untuk melayani Semua kebutuhan kementerian, makanya terbit surat menteri yang melarang adanya penjaringan data di luar Dapodik yang berdiri sendiri).

Referensi artikel : Bpk. Tagor Alamsyah Harahap


Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang Ini Bukti Bahwa Dapodik Tidak Berkaitan Dengan Padamu Negeri semoga bermanfaat.



Salam Data Berkualitas 

Aplikasi Rapor K13 Untuk SD Resmi Diluncurkan



Aplikasi Rapor K13 SD Resmi Diluncurkan
 

Direktorat Pembinaan SD telah resmi meluncurkan aplikasi penilaian Kurikulum 2013.
Aplikasi Rapor K13 SD ini dapat digunakan oleh sekolah untuk melakukan penilaian terhadap siswa.
Aplikasi ini terhubung dengan dapodik sekolah, oleh karena itu, hanya bisa dipasang pada komputer yang memiliki dapodik sekolah.


User dan password default dari aplikasi ini adalah nomor nuptk dari guru sekolah.
Setelah berhasil login, harap segera mengganti password sesuai buku panduan.
Sebelum bisa digunakan, aplikasi harus pertama kali di sinkronisasi dengan dapodik melalui menu Tools ==> Sinkronisasi , klik tombol sinkronisasi semua.


Untuk mendownload aplikasi silahkan disini (download Aplikasi Rapor K13 resmi)

sumber


Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang Kemdikbud Resmi Luncurkan Aplikasi Rapor K13 Untuk SD semoga bermanfaat.

Salam Data Berkualitas
dokterdapodik

Susah Masuk VervalPD? Gunakan Trik Ini 100% Berhasil

Salam Sobat,

Melihat di beberapa group dapodik masih banyak teman kita yang kesulitan login vervalPD Dengan kasus seperti ini :  
"sudah registrasi dan mencoba login dengan menggunakan email dan password namun masih gagal".
Saya jadi terpanggil untuk meng-share bagaimana cara saya bisa login ke vervalPD dengan aman.



Terus terang cara ini juga saya dapat teman operatot dari salah satu group dapodik yang dulu pernah share.
Jika Sobat sampai saat ini masih belum bisa login ke vervalPD  dengan kasus tersebut, lakukan cara berikut ini
* Silakan sobat pergi ke laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id
* Isikan kolom user name dengan email sobat yang sudah di registrasikan.
* Isikan kolom password (juga) dengan email sobat tersebut
* Lalu ketik kode yang muncul dibawahnya.

Contoh seperti ini:
Username:   emailku@yahoo.com
Password :   emailku@yahoo.com
Catatan:  password HARUS diketik, bukan copy paste.

Simsalabim... Selamat, Sobat sukses login vervalPD
Selamat mencoba

Terimakasih anda telah berkunjung dan membaca artikel tentang Susah Masuk VervalPD? Gunakan Trik Ini 100% Berhasil semoga bermanfaat.
 

Salam Data Berkualitas
dokterdapodik

3 Langkah aman agar NISN hasil vervalpd masuk ke dapodik





Buat teman-teman Operator yang masih bingung bagaimana cara agar NISN hasil verval masuk ke aplikasi Dapodik, ini saya share pengalaman yang saya lakukan.

Syarat agar berhasil melakukan ini pastikan sobat sudah meng-konfirmasi hasil verval di vervalpd.data.kemdikbud.go.id, karena jika belum dikonfirmasi data siswa yang sobat verval dianggap belum valid.

Oke ga usah basa-basi langsung saja, ada 3 langkah untuk melakukan hal tesebut:
1.  Kunjungi laman progres pendataan di dapo.dikdas.kemdikbud.go.id, buka data sekolah sobat dengan menginput kode registrasi (jangan salah ketik  ya  :) ),
Lalu cek NISN siswa apakah sudah sesuai dengan data di vervalpd pada menu referensi.
Jika sudah yakin data sesuai, lakukan langkah ke-2.
(ingat!! pastikan data benar-benar sudah sesuai)

2.  download Prefill dapodik disini
Setelah download silakan uninstall program dapodik, (tenang sobat, data anda tidak akan hilang, karena data anda sebenarnya sudah ada didalam prefill).
lalu letakkan prefill hasil download tadi di data C didalam folder prefill_dapodik (jika tidak ada silakan sobat buat folder baru dengan nama prefill_dapodik)

3.  Sekarang instal ulang aplikasi dapodik sobat, lalu isi kolom registrasi dengan lengkap.

-Selesai

Silakan sobat login seperti biasanya, dan ... taraaaaaaa..... cek di data peserta didik, siswa yang tadinya NISN kosong sekarang sudah ada.

Gampang kan sobat!
selamat mencoba ya...

Jika sobat belum punya aplikasi dapodik versi terbaru silakan download disini

Terimakasih sudah mampir di dokter dapodik
 
Salam Satu Data Berkualitas

*masih ada cara lain agar NISN hasil verval masuk kedapodik, mungkin sobat lain yang tau bisa menambahkan di komentar .

Feature Post

Our Team

Contact Us

e-puns

e-puns

BOS ONLINE

BOS ONLINE

Padamu Negeri Online

Padamu Negeri Online

Sponsor Label

Sponsor Label

Image2

Image2

" data-show-faces="true">
Find Us
►

- Copyright © CERPEN PENDIDIKAN - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -